Demikian ditegaskan Kapolda NTT, Brigjen E. Widyo Sunaryo. Menurut dia, polisi saat ini sudah menemukan identitas dan asal pelaku, yakni Irwansyah. Dia terindentifikasi lahir di Bekasi, 28 Mei 1984, dan merupakan warga Kampung Tedurena, Kelurahan Harjamjukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
"Hingga kini, kami terus berusaha untuk mengetahui motif yang melatarbelakangi Irwansyah melakukan penyerangan dan penganiayaan dengan senjata tajam terhadap tujuh siswa kelas V SDN 1 Seba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua," tegas E Widyo.
Masih kata Widyo, kalau saja pelaku masih hidup mungkin sangat mudah bagi pihaknya untuk mendapatkan motif. Namun karena pelaku sudah meninggal dunia, polisi maish terus mengumpulkan keterangan-keterangan dari para saksi yang ada di Sabu Raijua.
"Mudah-mudahan dari keterangan saksi-saksi tersebut dan juga dari saudara atau kerabat dari keluarga pelaku, kami bisa menemukan atau menyimpulkan apa motif yang merupakan latar belakang tindakan pelaku,†kata Widyo, sebagaimana dilansir
JPNN (Minggu, 18/12).
Menurut dia, pihaknya juga terus menghubungi keluarga pelaku, termasuk berkomunikasi dengan pihak Asuransi Takaful di Mampang, Jakarta Selatan, yang adalah tempat tersangka pernah bekerja.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan sedang menunggu hasilnya," demikian Widyo.
[ysa]
BERITA TERKAIT: