Hal itu sebagaimana diungkap Direktur RSUD Armayani Rusli kepada kepada
Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (7/12).
"Layanan untuk pasien yang ingin cuci darah telah beroperasi beberapa pekan lalu," ungkap Armayani yang ditemui di ruang kerjanya.
Dengan beroperasinya layanan ini, masyarakat Dharmasraya dan sekitarnya tidak perlu lagi repot-repot untuk melakukan cuci darah berkala keluar daerah seperti ke Kabupaten tetangga, apalagi harus ke Provinsi Jambi. Itu mengingat selama ini kawasan selatan Sumatera Barat, alat hemodialisa atau alat cuci darah hanya dimiliki oleh RSUD Kota Sawahlunto dan di Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi.
Sekarang masyarakat tidak bersusah payah lagi ke Sawahlunto atau ke Bungo untuk cuci darah. Karena kita pihak RSUD telah siap melakukan pelayanan,†ucap Pak Mai, pangggilan akrab Dokter Armayani.
Hingga saat ini, lanjut Armayani, telah ada 16 orang pasien dan pihak Rumah Sakit sangat siap melakukan pelayanan terbaik bagi pasien.
Kami dari pihak Rumah Sakit akan siap melayani masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik," tandas Armayani.
[ian]
BERITA TERKAIT: