Akhir Pekan Ini Ada Festival Kuwung Dan Ijen Green Run Di Banyuwangi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 01 Desember 2016, 23:58 WIB
Akhir Pekan Ini Ada Festival Kuwung Dan Ijen Green Run Di Banyuwangi
rmol news logo . Banyuwangi masih memiliki banyak event menarik yang tak boleh dilewatkan. Akhir pekan ini, dua ajang besar akan dihelat untuk memanjakan wisatawan yang ingin menghabiskan weekend-nya di daerah ujung timur Pulau Jawa ini. Dua event tersebut adalah Banyuwangi Ijen Green Run dan Festival Kuwung.

Banyuwangi Ijen Green Run akan digelar Sabtu pagi (3/12). Ajang sport tourism ini memadukan konsep olahraga lari dengan rute alam bebas (trail run) di kaki Gunung Ijen. Dimulai tepat pukul 06.00 WIB, sebanyak 500 pelari dari berbagai daerah akan memulai start berlarinya di Lapangan Perkebunan Kalibendo.  

Mereka akan melintasi lereng, belantara perkebunan kopi, lansekap sawah nan hijau, dan menyeberangi sungai dengan latar pegunungan Ijen yang menjulang gagah. Menyenangkan bukan? Sambil berlari, peserta bisa menikmati pemandangan dan sejuknya udara pegunungan Banyuwangi.

Tak hanya itu, di sepanjang rute para peserta juga akan disuguhi buah-buahan dan aneka kuliner berbahan dasar hasil pertanian di sekitar lereng Ijen. Seperti jagung rebus, buah dan air kelapa muda yang segar. Ini yang namanya two in one, olah raga sambil rekreasi. Sangat cocok bagi mereka yang ingin refrehing setelah disibukkan dengan berbagai aktivitas selama sepekan.

"Dengan konsep trail run ini, kita mencoba menyajikan keindahan alam Banyuwangi yang masih belum tersentuh. Ini cara kita mengundang wisatawan dengan menawarkan hal yang berbeda melalui event olah raga yang berbalut nuansa wisata," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/12).

Malam harinya, masih kata Anas, setelah puas berolah raga dan menikmati panorama pegunungan, para wisatawan bisa menikmati suguhan karnaval budaya nan megah yang dikemas dalam Festival Kuwung. Mengusung tema Etnis Kembang Setaman Bumi Blambangan, Festival Kuwung ini akan menampilkan parade fragmen dan defile yang mengangkat keanekaragaman etnis di Banyuwangi. Mulai dari suku Using, Jawa, Mandar, Bali, Madura, hingga Tionghoa/ China yang selama ini meramaikan kehidupan bermasyarakat di Banyuwangi.

"Ini suku mayoritas yang ada di Banyuwangi. Sengaja kita angkat tema ini karena kita ingin menunjukkan bahwa kebhinekaan tidak menghalangi kita untuk bersatu membangun daerah," terang Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata MY Bramuda.

Ia menjelaskan bila 900 lebih peserta akan turut menyemarakkan festival ini. Tak hanya dari Banyuwangi, sebagian peserta juga berasal dari kabupaten/kota lain, seperti Kota Bogor, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kediri, Kota Problinggo, dan Kabupaten Sumbawa Barat. Mereka akan menampilkan kesenian dan budaya asli daerahnya masing-masing.

"Inilah yang membedakan Festival Kuwung dengan festival lainnya. Bila festival lain menampilkan satu tematik budaya Banyuwangi, di Kuwung ini beragam tradisi khas Banyuwangi akan dipertontonkan. Apalagi ditambah dengan kehadiran peserta dari daerah lain, menjadikan Festival Kuwung sebagai etalase kesenian dan tradisi yang membanggakan," ujar Bramuda. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA