Letda Inf Dewa mengatakan, pelatihan itu sebagai bagian dari upaya Yonif Mekanis 411 Kostrad untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, disiplin dan kreatifitas generasi muda di wilayah perbatasan RI-PNG. Menurutnya, Pramuka, sebagai penyelenggara pendidikan nonformal di luar sekolah, merupakan wadah yang tepat untuk membentuk kader bangsa yang berkepribadian dan berwawasan.
"Selain itu, melalui Pramuka, mereka juga diajarkan berbagai keterampilan dan kecakapan kepanduan yang mengasah kemandirian, ketangguhan dan kemandirian," ujarnya dalam rilis penkostrad, Senin (18/4).
Sementara itu, Letda Inf Dewa menambahkan, dalam pelaksanaan pelatihan, pihaknya mengkombinasikan dengan permainan, supaya para siswa-siswi tidak merasa jenuh dan bosan.
"Sehingga materi yang kita berikan dapat mudah diserap oleh adik-adik kita ini," ungkapnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: