Penutupan akses jalan itu dilakukan seorang pejabat di pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya yang rumahnya berada di kawasan tersebut.
Tak terima, warga beramai-ramai membongkar paksa portal yang menutup akses jalan keluar perumahan yang dibuat Hendri Nugroho itu.
Hendri berdalih kendaraan kesayangannya sempat disenggol pengguna sepeda motor yang melintas di jalan tersebut. Karena merasa terusik, dia kemudian memasang portal agar pengendara motor tidak bisa melintas.
Bukan cara jitu, tapi malah Hendri mendapat protes warga. Pasalnya pemasangan portal dilakukan tanpa musyawarah. Selain itu anak kunci portal dipegang Hendri.
Warga pun jika ingin keluar perumahan harus memutar jalan karena akses jalan terdekat di portal Hendri.
Memang jalan tersebut cukup strategis bagi warga perumahan yang hendak pergi sekolah atau berangkat ke kantor.
"Sejak dulu jalan ini tidak di portal. Kini tanpa musyawarah tiba-tiba seorang warga membuat portal. Pastilah warga marah," kata Mery Ardani, warga setempat.
Hal yang sama diucapkan Ketua RW Perumahan Bumi Asri, Yoyo, pihaknya sama sekali tidak diajak berunding untuk menutup jalan.
Hingga berita ini diturunkan Hendri yang menjabat Asisten Daerah (Asda Dua Pemkab Tasikmalaya) belum bisa dikonfirmasi karena tengah berada di luar kota.
[dem]
BERITA TERKAIT: