Demikian disampaikan Pimpinan Orkes Tanjidor Pusaka Tiga Saudara, Maah Piye saat ditemui di Kawasan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Bahkan, kata Maah Piye, Bang Ali sapaan akrab Ali Sadikin mencetuskan pesta rakyat tiap tahun pada hari jadi Kota Jakarta yaitu 22 Juni. Event tersebut kerap diisi dengan berbagai kesenian Betawi, baik musik, tari, hingga kuliner.
Menurutnya, perhatian Bang Ali terhadap kebudayaan Betawi tak sampai di situ. Bang Ali juga sering mendukung sejumlah sanggar. Misalnya, dengan membelikan alat yang dibutuhkan.
"Ini alatnya masih ada dari Bang Ali," ujarnya sambil memperlihatkan trompet, seperti dikabarkan
RMOL Jakarta.
"Kepedulian Gubernur DKI belakangan ini tak seperti Bang Ali. Gubernur yang lain biasa-biasa saja, hanya partisipasi," ungkap Maah Piye menambahkan.
[rus]
BERITA TERKAIT: