Masalah bau mulut saat puasa juga bisa dipicu oleh sisa makanan yang menumpuk, kurangnya kebersihan lidah, hingga konsumsi makanan tertentu seperti bawang atau makanan berlemak saat sahur. Selain itu, kebiasaan jarang minum air putih di waktu berbuka hingga sahur turut membuat mulut lebih rentan kering dan menimbulkan aroma tidak sedap.
Namun tidak perlu khawatir, ada berbagai cara cegah mulut bau saat puasa 2026 yang bisa dilakukan dengan mudah. Melansir laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), berikut cara mencegah bau mulut agar puasa tetap nyaman dan percaya diri sepanjang hari.
1. Bersihkan Plak atau Karang Gigi
Plak dan karang gigi yang menumpuk dapat jadi tempat berkembangnya bakteri penyebab bau mulut. Jika dibiarkan terlalu lama, karang gigi juga bisa memicu radang gusi hingga infeksi ringan yang membuat aroma mulut semakin tidak sedap.
Rutin membersihkan plak dengan menyikat gigi secara teratur dan melakukan scaling ke dokter gigi sangat disarankan, terutama sebelum memasuki bulan puasa.
2. Hindari Makanan Berbau TajamMakanan seperti bawang putih, bawang merah, jengkol, petai, hingga makanan berbumbu kuat dapat meninggalkan aroma tajam di mulut dalam waktu lama. Saat puasa, bau tersebut cenderung semakin terasa karena mulut lebih kering dan produksi air liur berkurang.
Agar napas tetap segar sepanjang hari, sebaiknya pilih menu sahur yang lebih ringan dan minim aroma menyengat.
3. Kurangi MerokokMerokok bisa membuat mulut kering dan memicu bau tidak sedap karena zat kimia dari rokok menempel di rongga mulut. Selain itu, merokok juga meningkatkan risiko masalah gusi dan penumpukan plak yang semakin memperparah bau mulut.
Setidaknya kurangi kebiasaan merokok selama bulan puasa demi menjaga kesehatan mulut dan napas tetap segar.
4. Gosok Gigi dengan BenarSikat gigi saat puasa tetap penting dilakukan, terutama setelah sahur dan sebelum tidur. Namun, banyak orang menyikat gigi secara asal sehingga sisa makanan masih menempel di sela-sela gigi.
Teknik menyikat gigi yang benar, termasuk membersihkan bagian belakang gigi dan area dekat gusi, dapat membantu mencegah bakteri berkembang dan mengurangi risiko bau mulut.
5. Bersihkan LidahSelain gigi, lidah juga sering menjadi tempat menumpuknya bakteri dan sisa makanan yang memicu bau mulut. Lapisan putih atau kotoran di permukaan lidah bisa menghasilkan aroma tidak sedap, apalagi saat puasa ketika mulut cenderung kering.
Oleh karena itu, biasakan membersihkan lidah menggunakan sikat gigi atau alat pembersih lidah agar mulut terasa lebih segar.
6. Konsumsi Makanan BerseratMakanan berserat seperti buah dan sayuran dapat membantu membersihkan sisa makanan secara alami saat dikunyah. Selain itu, makanan berserat juga merangsang produksi air liur yang berfungsi menjaga kelembapan mulut dan menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau.
Saat sahur dan berbuka, pilih menu yang mengandung serat tinggi seperti apel, wortel, mentimun, atau sayuran hijau.
7. Pastikan Tidak Ada Gigi BerlubangGigi berlubang sering menjadi salah satu penyebab utama bau mulut karena lubang gigi bisa menyimpan sisa makanan dan menjadi sarang bakteri. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa menimbulkan infeksi dan aroma mulut semakin tidak sedap.
Penting melakukan pemeriksaan gigi secara rutin dan segera menambal gigi berlubang agar puasa tetap nyaman tanpa gangguan bau mulut.
BERITA TERKAIT: