Dengan catatan dan syarat wajib, masyarakat mampu menjaga protokol kesehatan dengan baik dan benar.
"Kita harus yakin bahwa bangsa kita mampu menyelenggarakan ini dengan baik. Kunci kita patuh prokes. Sebelum ada vaksin adalah patuh pada prokes," ujar Doni dalam acara webinar Mappilu PWI Pusat, Kamis (1/10).
Disinggung mengenai adanya pilkada di Maluku Utara, yang dikhawatirkan akan menambah jumlah korban Covid-19. Doni Monardo mengatakan untuk di Maluku tidak ada kasus yang berkembang dan terbilang stabil.
"Kita melihat data, ada pilkada tapi kasus di Maluku tidak berkembang. Dan kami lihat, data yang ada bisa stabil, dan beberapa daerah di Maluku dan Maluku Utara telah terjadi penurunan. Jadi, ada pilkada tapi Covid-19 penurunan. Ini perlu diapresiasi," ucapnya.
Kepala BNPB itu berharap agar seluruh kepala daerah bisa bekerjasama dengan masyarakat untuk dapat menekan angka pandemi Covid-19 di tengah perhelatan pilkada.
Kemudian, menyadarkan kembali masyarakat akan bahaya virus mematikan dari Kota Wuhan, China tersebut.
"Nah, kalau semua pemimpin di daerah bisa bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat, bukan hal yang sulit untuk mengendalikan Covid-19. Sekali lagi, kesadaran kolektif dan kesadadan pribadi jadi kunci utama kita untuk mengendalikan Covid-19," tandas Doni Monardo.
BERITA TERKAIT: