Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, secara akumulasi sejak awal
positivity rate DKI Jakarta berada di angka 5,7 persen.
"Pemprov DKI Jakarta akan berusaha menekan
positivity rate dengan tetap meningkatkan kapasitas
testing agar memutus mata rantai penularan," jelas Anies, Kamis (13/8).
Sehingga masyarakat yang terkonfirmasi positif, apalagi yang tanpa gejala dapat segera mengisolasi diri dan bisa mencegah penularan lebih lanjut.
Anies juga berharap fasilitas kesehatan khususnya di rumah sakit sebagai benteng pertahanan terakhir dapat bertahan dalam perjuangan menghadapi pandemik Covid-19 di Jakarta. Terlebih dalam dua pekan terakhir, terjadi tren peningkatan ruang isolasi dan ICU di Jakarta.
"Dari 4.456 tempat tidur isolasi, 65% sudah terisi saat ini. Begitupun dengan ruang ICU yang telah disiapkan 483 tempat tidur, kini 67% sudah terisi dengan pasien terkonfirmasi Covid-19. Angka itu semuanya bergerak dalam satu bulan dari kisaran 40-50 persen di bulan Juli," beber Anies.
Tren peningkatan ini perlu ditangani secara bersama-sama dan tidak hanya sekadar mengandalkan peran pemerintah. Untuk itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan untuk meringankan beban para tenaga medis.
"Jangan ragu dan takut untuk saling mengingatkan," tutup Anies.
BERITA TERKAIT: