Sebelumnya, uji klinis tahap pertama dan kedua dari vaksin bernama CoronaVac itu dilakukan di China dengan hasil yang cukup menggembirakan. Yaitu antibodi para sukarelawan yang diuji klinis berhasil terbentuk.
Untuk itu, beberapa negara seperti Brasil, Bangladesh, dan termasuk Indonesia kedapatan melakukan uji klinis tahap ketiga, yang dalam proses persiapannya telah dipastikan pemerintah.
Persiapan negara dan pemerintah untuk uji klinis vaksin tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam akun Twitter-nya, @jokowi, yang diposting Rabu (22/7).
"Kita akan melaksanakan uji klinis vaksin Covid-19 tahap ketiga dengan melibatkan 1.620 sukarelawan," ujar Jokowi sapaan kepala negara.
Untuk pelaksanaannya, pemerintah bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Bio Farma (persero) dan juga Universitas Negeri Padjajaran, Bandung.
Jokowi memastikan, jika dalam proses uji klinis nanti hasilnya bisa menjadi obat pemulihan korban infeksi Covid-19, maka pemerintah siap memproduksi secara massal vaksin Sinovac itu.
"Proses dan protokolnya mendapat pendampingan secara ketat oleh BPOM. Apabila berhasil, BUMN Bio Farma siap memproduksi vaksin ini dengan kapasitas 100 juta dosis per tahun," demikian Joko Widodo.
Sebagai informasi, Vaksin Sinovac ini sudah tiba di Indonesia pada Minggu lalu (19/7).
BERITA TERKAIT: