"Hari ini kami telah menyelesaikan pemeriksaan spesimen sebanyak 13.206. Sehingga totalnya sekarang menjadi 367.640 spesimen, baik yang kita periksa dengan real time PCR maupun dengan TCM (tes cepat molkuler)," kata Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur.
Dari pemeriksaan tersebut, pemerintah mendapatkan tambahan kasus positif baru sebanyak 584, serta pasien corona yang sembuh sebanyak 486 orang.
Tambahan kasus positif didapat dari hasil pemeriksaan spesimen paling banyak dari Kalimantan Selatan, yaitu 109 orang. Sementara kasus sembuhnya nihil.
"Dari penyelidikan epidemiologi yang dilakukan dari
tracing yang dilakukan, ini (di Kalimantan Selatan) ada kontak erat di dua pasar yang terjadi dalam seminggu yang lalu. Jumlah ini cukup banyak, dan hari ini tidak ada yang dilaporkan sembuh," jelas Achmad Yurianto.
Adapun untuk tambahan kasus positif terbanyak ada di 4 Provinsi lain, yakni di DKI Jakarta dengan 94 kasus positif dan 21 kasus sembuh. Jawa Timur 90 orang kasus positif baru dan 290 kasus sembuh.
Kemudian Sulawesi Selatan ada 54 kasus positif baru dengan kasus sembuh 3 orang. Serta Sumatera Utara terdapat 44 kasus positif tambahan dengan 7 kasus sembuh pada hari ini.
Sementara di 19 provinsi dilaporkan kenaikan kasus positif barunya di bawah sepuluh, dengan tambahan kasus sembuh lebih banyak. Antara lain di Jawa Barat 9 orang positif baru dan 18 orang sembuh. Kemudian di Kalimantan Timur 6 dilaporkan positif dan 7 orang sembuh. Jambi hari ini melaporkan 2 orang positif baru dan 10 orang sembuh.
Selanjutnya Kalimantan Barat tidak ada penambahan kasus positif, tapi ada 15 orang berhasil sembuh. Kalimantan Utara juga tidak ada penambahan kasus positif baru, tapi ada 8 orang sembuh.
Lebih lanjut, Achmad Yurianto menyebutkan, dari 418 kabupaten/kota di 34 Provinsi terdampak, total kasus positif sudah sebanyak 28.818 orang, akumulasi jumlah kasus sembuh menjadi 8.892 orang, dan meninggal menjadi 1.721 orang.
Di samping itu, pemerintah juga masih melakukan pemantauan di seluruh provinsi terhadap 47.373 ornag yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan pengawasan kepada 13.416 pasien dalam pengawasan (PDP).
BERITA TERKAIT: