Hingga Senin (9/3) hari ini, pemerintah mencatat jumlah total kasus positif corona sudah sebanyak 6 kasus.
Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menjelaskan, keenam kasus itu menimpa 6 orang pasien yang tengah dirawat di rumah sakit berbeda di Jakarta.
Achmad Yurianto menyebutkan, kondisi terkini dari keenam pasien itu berbeda-beda. Di mana, untuk 4 pasien kasus 1, kasus 2, kasus 3 dan kasus 4, dalam kondisi yang relatif lebih baik.
"Kita harapkan dalam Minggu ini, setelah beberapa kali pemeriksaan, kalau dudah dua kali negatif bisa pulang, karena sudah enggak ada lagi keluhan," ucap Achmad Yurianto saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (9/3).
Sementara, untuk pasien kasus 5 dan kasus 6, diterangkan Achmad Yurianto, masih belum stabil kondisinya.
"Kalau yang dua terkahir ini kan masih ada yang demam ya, tapi enggak tinggi sih demamnya," tambahnya.
Sebagai informasi, untuk pasien kasus 1 dan kasus 2 merupakan ibu umur 64 tahun dan puterinya yang berumur 31 tahun. Mereka merupakan warga Depok yang pertama kali dinyatakan positif corona oleh Presiden Joko Widodo.
Sementara untuk kasus 3 yang berumur 33 tahun dan kasus 4 yang berumur 34 tahun, dinyatakan positif corona setelah dirawat selama beberapa hari di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso. Mereka terinfeksi karena melakukan kontak langsung dengan pasien kasus 1 dan kasus 2 di sebuah acara dansa di Jakarta.
Kemudian, untuk pasien kasus 5 berumur 55 tahun masih terkait dengan kasus-kasus sebelumnya, yakni tertular dari kontak langsung. Adapun untuk kasus 6 berumur 36 tahun tidak terkait dengan kasus yang ada di Jakarta, karena dia merupakan Anak Buah Kapal (ABK) World Dream.
Hingga saat ini, pasien kasus 1 hingga kasus 5 masih dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara. Sedangkan untuk pasien kasus 6 dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Pulo Gadung, Jakarta Timur.