Hal itu dilakukan perusahaan sebagai langkah antisipasi menyebarnya virus berbahaya tersebut di lingkungan perusahaan.
Kepada
Kantor Berita Politik RMOL. Bangbang mengaku sempat mengalami batuk dan pilek selama bekerja, ia kemudian meminta untuk istirahat kepada kantornya.
“Saya kemarin aktif kerja. Setelah mendapatkan informasi (ada pasien corona), saya minta izin pulang ke pimpinan. Saya diizinkan untuk pulang,†ujar Bangbang di perumahan Studio Alam Indah, Depok, Jawa Barat, Rabu (3/3).
Pria berkacamata yang rumahnya berhadapan dengan rumah pasien berinisial S dan M mengatakan akan memeriksa seluruh anggota keluarganya ke rumah sakit untuk memastikan tidak terkena virus corona.
“Rencananya saya dan keluarga mau periksa hari ini, ada tujuh orang di sini. Saya, anak saya, kakak, kebetulan ibu mertua ada di sini, dan dua asisten rumah tangga,†paparnya.
Ditanya mengenai anggota keluarganya yang mengalami batuk pilek dalam dua pekan terakhir, Bangbang mengaku tidak ada indikasi tersebut.
“Kalau batuk pilek gejala corona itu tidak ada. Kebetulan anak saya lagi muntaber ya, jadi kondisinya lagi enggak fit, itu yang jadi khawatir,†katanya.
Bangbang dan keluarganya sempat ingin mengevakuasi diri ke tempat lebih aman, namun dia belum dapat memastikan positif atau negatif corona.
“Kalau saya evakuasi, saya sendiri belum tahu apakah status saya dan keluarga negatif atau positif karena belum periksa. Saya enggak mau bawa diri (tanpa kejelasan status kesehatan), saya harus memastikan dulu bahwa saya sehat baru saya evakuasi,†tandasnya.