Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Capt. Djoni Ajak Masyarakat Dukung GN-POPA

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 01 Juli 2016, 01:05 WIB
Capt. Djoni Ajak Masyarakat Dukung GN-POPA
Djoni Rolindrawan/dok
rmol news logo Realitas menunjukan bahwa sampai saat ini Indonesia telah menjadi pasar bagi produk obat dan makanan dari luar negeri yang belum tentu terjamin keamanan dan mutunya untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

"Oleh karenanya masyarakat perlu proteksi dini dalam mengkonsumsi obat dan makanan. Kalau asal beli dan asal makan tentu sangat berbahaya bagi kesehatan," ujar anggota Komisi IX DPR, Capt. Djoni Rolindrawan saat menjadi narasumber KIE Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GN-POPA) di Restoran Delima, Jalan Pakuan, Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis (30/6).

Menurut dia, maraknya obat ilegal (tanpa izin edar, palsu, dan substandar) dan makanan mengandung bahan berbahaya tak dapat terhindarkan, bahkan itu terjadi di depan mata. Ketidaktahuan, minimnya akses informasi dan edukasi masyarakat mengenai obat dan makanan tentu harus segera diatasi melalui kerja nyata BPOM, salah satunya program GN POPA.

"Saya kira sangat bagus sebagai langkah promotif dan preventif sebelum masyarakat memperoleh kerugian yang lebih besar lagi. Karena sifatnya gerakan, maka harus sinergis antara pemerintah dan masyarakat," tegas Djoni dihadapan 275 orang Peserta  GN POPA.

Sementara narasumber Rusiana dari BPOM memberikan pemaparan berkaitan dengan keamanan pangan di kalangan masyarakat, sehingga setiap individu diharapkan dapat secara mandiri memastikan bahwa pangan yang dikonsumsi selalu aman.

"Paling mudah dengan melihat label BPOM disetiap produk, jika ada berarti aman untuk dikonsumsi,” katanya.

Sementara Apep Temi dari Balai Besar POM Bandung memaparkan tentang keamanan obat. Menurutnya, belanja obat secara online merupakan keniscayaan yang tidak bisa ditolak di era teknologi yang makin berkembang saat ini.

"Oleh karenanya masyarakat sebagai konsumen agar lebih berhati-hati dalam membeli produk-produk farmasi,” tandasnya.[sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA