Pasalnya remaja yang kerap menunggangi kuda memiliki tingkat hormon stres yang rendah. Kadar hormon tersebut terlihat dari pengukuran air liur mereka.
Fakta tersebut diungkapkan oleh penelitian yang dipublikasikan di buletin American Psychological Association's Human-Animal Interaction.
Penelitian tersebut melibatkan 130 remaja yang mengambil bagian dalam kursus menunggang kuda sekolah yang berlangsung selama 12 minggu. Mereka menghabiskan sekitar 90 menit setiap minggunya untuk belajar tentang kuda seperti cara merawat hingga menunggangi.
Peneliti mengambil enam sampel air liur mereka selama dua hari sebelum melakukan melakukan kursus dan setelah kursus 12 minggu selesai. Mereka melakukan analisa pada kadar hormon stres kortisol dalam setiap air liur tersebut.
Hasil penelitian menemukan bahwa anak-anak yang menghabiskan waktu dengan menunggangi kuda secara signifikan memiliki tingkat stres yang lebih rendah daripada anak-anak yang tidak menunggangi kuda.
"Kami menemukan bahwa anak-anak yang berpatisipasi dalam program 12 minggu memiliki tingkat hormon stres secara signifikan lebih rendah," kata salah satu peneliti dari Washington State University Dr Patricia Pendry seperti dilansir
Daily Mail (Jumat, 25/4).
Peneliti berharap bahwa penelitian tersebut dapat menjadi langkah pertama untuk menemukan cara mencegah masalah kesehatan mental remaja.
[mel]
BERITA TERKAIT: