Politisi Senior Partai Golkar Prof Bomer Pasaribu meminta lembaga anti rasuah itu tidak berhenti dengan kehebohan menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka.
"Sebaiknya, mulai mega kasus E-KTP ini, setiap orang terlibat yang diperiksa dan diadili bersikap jujur tijih tibeh atau mati siji mati kabeh,†tutur Bomer Pasaribu, Rabu (22/11).
Mantan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) di era Presiden KH Abdurrahman Wahid itu mengatakan, sudah ada deretan nama yang disebutkan jaksa dalam dakwaanya, di dalam proses persidangan. Karena itu, KPK kini harus simultan menyeret nama-nama itu dalam proses hukum untuk mengusut tuntas kasus korupsi tersebut.
Guru Besar Ilmu Pertanian di IPB dan USU ini mengatakan, mendukung KPK untuk mengusut tuntas kasus ini perlu dilakukan agar terjadi pengusutan korupsi tanpa pandang bulu.
“Saling ungkapkan sejelas-jelasnya semua yang terlibat tanpa kecuali. Bahkan semua yang delapan enam orang yang disebut dalam Surat Dakwaan awal harus diusut semua. Kita dukung penuh KPK,†pungkas Bomer Pasaribu.
[sam]
BERITA TERKAIT: