"Nanti penyidik yang lebih paham," katanya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/10).
Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo tak membantah jika pihaknya mendapat informasi mengenai pemberian tiga jam tangan mewah yang dibeli oleh Direktur Biomorf Lone LLC, Johannes Marliem, kepada penyelenggara negara. Salah satu jam tangan mewah tersebut diduga diberikan kepada Ketua DPR Setya Novanto.
Isu mengenai jam tangan pemberian Johanes Marliem yang dikaitkan dengan Setya Novanto merebak setelah agent khusus FBI Jonathan Holden menyebut Marliem pernah memberi jam tangan kepada Ketua Parlemen Rakyat Indonesia.
Johannes Marliem sendiri merupakan pengusaha bidang IT pimpinan Biomorf Lone LLC, yang menjadi vendor proyek pengadaan e-KTP. Ia juga disebut sebagai salah satu saksi kunci kasus dugaan korupsi e-KTP.
Sayangnya, sebelum memberi kesaksian kepada media, Johannes ditemukan tewas di Amerika Serikat pada 12 Agustus 2017.
[san]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: