Mantan Ketua KPK Taufiequrrahman Ruki dan mantan Jubir KPK Johan Budi turut hadir dalam pertemuan tersebut.
"Para alumni KPK berhimpun dalam organisasi tanpa bentuk. Jadi kita enggak bikin ada ketua segala macam. Tapi kita akan bikin pertemuan rutin mencermati kondisi KPK dan kondisi di luar yang menyangkut organisasi KPK," ujar Ruki kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta.
Dia memaparkan banyak masalah yang diperhatikan oleh para alumni KPK, salah satunya terkait hak angket yang digulirkan DPR juga kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik senior KPK, Novel Baswedan.
"Banyak hal-hal lain. Dan kami sangat peduli terhadap hal-hal itu," tambahnya.
Sementara itu Johan Budi juga menuturkan pertemuan itu sengaja dilakukan untuk bersilaturahmi. Johan menegaskan para alumni itu hadir sebagai pribadi alumni KPK.
"Kami melepaskan baju masing-masing kami. Kita silaturahmi karena sudah lama kami tidak bertemu. Semacam sharing," tuturnya.
Johan Budi yang saat ini juru bicara Presiden Joko Widodo enggan berkomentar saat ditanya apakah hasil pembicaraan alumni KPK akan disampaikan kepada Presiden.
"Kami alumni warga KPK yang ingin membantu, memberi masukan. Apalagi tadi Pak Agus (Ketua KPK) sudah menyampaikan bahwa ada hal-hal yang mungkin bisa didiskusikan," tuturnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: