Mulyadi membenarkan dirinya memimpin rapat komisi dimana pada rapat tersebut tersangka Dewie Yasin Limpo menyinggung proyek pembangkit listrik.
"Tadi dikonfirmasi (sama penyidik) apa saya memimpin rapat, iya," kata Mulyadi usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/11).
Mulyadi mengaku ditanya penyidik mengenai mekanisme rapat. KPK menduga suap yang diterima Dewie diduga terkait proyek yang pernah di bahas di Komisi VII DPR.
"Saya sekadar memimpin rapat, saat itu bu Dewie berbicara beberapa hal," lanjutnya sambil bergegas kemobilnya Toyota Inova putih berplat nomor B 1103 SYK.
Mulyadi mengaku mengenal Dewie hanya sebatas profesinya sebagai pimpinan komisi dimana Dewie adalah salah satu anggotanya.
"Kenal sebagai pemimpin rapat. Saya memimpin rapat," terang politisi Partai Demokrat itu.
[dem]