"Dia pejuang, dia guru, kawan, dan sahabat yang memberikan dorongan inspirasi dan semangat kepada semua orang yang menegakkan hukum dan keadilan," kata Todung di sela-sela pemakaman jenazah Bang Buyung di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Kamis (24/9).
Lanjut Todung, dalam sakitnya, Bang Buyung juga masih berusaha untuk memikirkan nasib orang miskin dan tertindas.
"Dia minta kita untuk melanjutkan perjuangan itu. Jadi, semangat itu tidak pernah mati, Bang Buyung meninggalkan warisan itu," demikian Todung.
Jenazah Adnan Buyung Nasution dimakamkan di TPU Tanah Kusir, tepatnya di Blok AA2 Blad 7. Bang Buyung yang wafat dalam usia 81 tahun (Rabu, 23/9) meninggalkan seorang istri, 4 anak, 11 cucu, dan 5 cicit.
[ian]