Emir Moeis: Saya Bukan Koruptor, tapi Nasionalis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 20 Maret 2014, 14:49 WIB
Emir Moeis: Saya Bukan Koruptor, tapi Nasionalis
emir moeis/net
Kecil Besar
rmol news logo Terdakwa kasus dugaan suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Izerdrik Emir Moeis mencurigai ada persengkolan asing terhadap dirinya.

"Saya adalah korban dari persekongkolan jahat kekuatan asing yang ingin melemahkan dan menghancurkan bangsa dan negara kita," kata Emir saat membacakan nota pembelaan pribadi (pledoi) di Pengadilan Tipikor, Kuningan, Jakarta, Kamis (20/3).

Namun demikian, Emir tidak menjelaskan secara rinci mengenai substansi kasus itu, termasuk dugaan persekongkolan asing yang diklaimnya itu.

Di dalam pledoinya, Emir juga meminta maaf pada seluruh keluarga besarnya, terutama  cucu-cucunya. Emir menegaskan bahwa dirinya bukanlah seorang koruptor, melainkan seorang nasionalis.

"Saya mohon maaf yang sebesar besarnya," ucapnya.[wid]


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA