"Seharusnya, polisi itu bukan menambah personil setiap tahun, tapi membeli peralatan canggih untuk pengamanan polisi dan masyarakat," ujar pengamat keuangan negara Uchok Sky Khadafi saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online, Minggu (15/9).
Akibat minimnya perlengkapan itu kata dia, kepolisian kesulitan mengatasi masalah keamanan apalagi meningkatkan sistem keamanan. "Karena personil banyak, kapasitas minim dan peralatan juga nggak punya," sambung Uchok.
Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), itu berharap, kedepannya pihak kepolisian lebih mengutamakan kapasitas dan kelengkapan peralatan ketimbang kuantitas anggotanya. Hal itu sangat penting dalam menghadapi gangguan baik terhadap masyarakat maupun pihak kepolisian sendiri.
Saat ini, dana anggaran untuk pihak kepolisian tahun 2014 masih sedang dibahas di DPR. Pihak kepolisian meminta dana Rp 41 triliun dengan ketentuan Rp 29,2 triliun untuk gaji pegawai, Rp 9,7 triliun belanja barang dan Rp 2,5 triliun belanja modal. Namun, pihak kepolisian masih meminta untuk ditambah anggarannya.
[rus]
BERITA TERKAIT: