Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno secara resmi meresmikan kehadiran Jaksinema yang bertempat di Rumah Susun Pasar Rumput, Tebet, Jakarta Selatan.
Bioskop mini berkapasitas 43 kursi ini dihadirkan sebagai langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap film-film Indonesia berkualitas dengan harga yang terjangkau.
Bioskop kerakyatan ini mematok harga tiket yang ramah di kantong, yakni Rp15.000 untuk hari biasa dan Rp20.000 pada akhir pekan.
Kehadiran fasilitas pemutaran film tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi optimal antara Perumda Pasar Jaya dan Layar Digi dalam menghidupkan kembali fungsi pasar tradisional dan lingkungan rusun agar menjadi pusat interaksi sosial serta ekonomi kreatif yang dinamis.
Inisiatif progresif ini melengkapi ekosistem perfilman ibu kota yang sebelumnya telah didukung oleh berbagai kebijakan pro-industri, seperti pembentukan Jakarta Film Commission, platform Filming in Jakarta, hingga pemangkasan tarif pajak barang dan jasa tertentu hingga 50 persen untuk pemutaran film nasional.
Berdasarkan catatan data yang dihimpun dari Januari hingga Juli 2026, antusiasme penonton terhadap film Indonesia melonjak tinggi dengan capaian mencapai 40,7 juta penonton serta pangsa pasar domestik yang menyentuh angka 67 persen.
Melalui ekspansi fasilitas ini, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan konsep serupa di berbagai rumah susun lain di seluruh wilayah ibu kota.
Langkah komprehensif tersebut diharapkan mampu merata di setiap sudut kota, sehingga masyarakat luas tidak hanya mendapatkan sarana hiburan yang dekat dan murah, tetapi juga ruang berekspresi yang memadai bagi generasi muda kreatif di Jakarta.
BERITA TERKAIT: