Rabu, 03 Juni 2026, 16:56 WIB
Menteri Luar Negeri Mohamad Hasan (Foto: Instagram)
RMOL. Malaysia dan Indonesia akan menggelar Komisi Bersama untuk Kerja Sama Bilateral (Joint Commission for Bilateral Cooperation/JCBC) ke-17 di Jakarta pada Kamis, 4 Juni 2026.
Pertemuan tahunan tingkat menteri tersebut akan menjadikan penguatan ketahanan ekonomi sebagai agenda utama di tengah meningkatnya tantangan global yang memengaruhi stabilitas perdagangan dan rantai pasokan internasional.
Delegasi Malaysia akan dipimpin Menteri Luar Negeri Mohamad Hasan yang hadir bersama sejumlah pejabat senior dari berbagai kementerian dan lembaga terkait.
Sementara dari pihak Indonesia, pertemuan akan dipimpin Menteri Luar Negeri Sugiono.
Dalam pernyataan resminya, Pemerintah Malaysia menilai gangguan rantai pasokan global yang terus terjadi menuntut kedua negara untuk memperdalam kerja sama ekonomi guna menjaga ketahanan perekonomian nasional masing-masing.
Karena itu, Malaysia akan mendorong pembahasan berbagai langkah konkret yang dapat ditempuh bersama untuk mengurangi dampak guncangan eksternal terhadap arus perdagangan, keamanan energi, ketahanan pangan, serta pasokan bahan baku strategis bagi sektor industri.
"Agenda ini akan memberikan penekanan khusus pada fasilitasi perdagangan dan investasi, penguatan hubungan pasokan lintas batas, kerja sama energi, dan ketahanan pangan," ungkal laporan yang dirilis pemerintah Malaysia Rabu, 3 Juni 2026.
Selain isu ekonomi, JCBC ke-17 juga akan membahas sejumlah agenda strategis lainnya yang menjadi kepentingan bersama kedua negara.
Di antaranya penetapan batas maritim dan demarkasi perbatasan darat, pengelolaan penyeberangan dan perdagangan lintas batas, kerja sama industri halal, pertahanan dan keamanan, hingga pengelolaan lingkungan serta penanggulangan bencana.
Pertemuan tersebut akan didahului oleh Senior Officials Meeting (SOM) guna mematangkan berbagai isu yang akan dibahas di tingkat menteri.
Forum ini juga menjadi tindak lanjut dari Konsultasi Tahunan ke-13 antara Perdana Menteri Malaysia dan Presiden RI yang berlangsung di Jakarta pada 29 Juli 2025.
JCBC ke-17 diharapkan mampu memperkuat fondasi hubungan bilateral Malaysia-Indonesia sekaligus menetapkan arah kerja sama strategis menjelang Konsultasi Tahunan ke-14 yang dijadwalkan digelar di Malaysia pada akhir tahun ini.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.