Penunjukan tersebut diumumkan melalui dekret yang diterbitkan pada Minggu, 9 Agustus 2026, waktu setempat. Rezaee menggantikan Mohammad Baqer Zolghadr, yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.
Akun X yang dikaitkan dengan Mojtaba Khamenei menyebut penunjukan Rezaee dilakukan karena pengalaman panjangnya, terutama sebagai salah satu komandan awal Iran dalam perang Iran-Irak pada 1980-an.
“Dengan mempertimbangkan pengalaman berharga Anda, saya dengan ini menunjuk Anda, yang merupakan salah satu komandan pertama dalam Perang Pertahanan Suci selama delapan tahun, sebagai wakil saya di Dewan Keamanan Nasional Tertinggi," tulis akun @MKhamenei_ir, dikutip Senin, 10 Agustus 2026.
Rezaee merupakan tokoh senior Iran yang pernah memimpin IRGC dan kini menjadi anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran (Expediency Discernment Council). Ia juga dikenal sebagai salah satu komandan utama Iran selama perang Iran-Irak 1980-1988, yang oleh pemerintah Iran disebut sebagai “Perang Pertahanan Suci”.
Posisi wakil pemimpin tertinggi di SNSC memiliki peran penting karena dewan tersebut membahas berbagai persoalan strategis Iran, termasuk keamanan nasional, kebijakan luar negeri, dan isu militer.
Sebelum Rezaee, posisi tersebut sempat dipegang Ali Larijani, yang disebut tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada Maret 2026, sebelum kemudian dilanjutkan oleh Zolghadr.
BERITA TERKAIT: