Juru Bicara II Vahd Nabyl Achmad Mulachela menjelaskan, Menlu Sugiono hadir dalam forum tersebut atas nama Presiden Prabowo untuk mengikuti rangkaian pembahasan mengenai evaluasi sekaligus arah baru kemitraan ASEAN-Rusia di tengah dinamika global yang terus berkembang.
“Pada KTT tersebut, Menlu RI hadir sebagai Head of Delegation mewakili (on behalf) Presiden RI, Prabowo Subianto,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis, 18 Juni 2026.
Nabyl mengatakan, dalam forum tersebut Indonesia membawa sejumlah agenda strategis, terutama penguatan kerja sama di sektor ketahanan pangan dan energi yang dinilai semakin penting di tengah ketidakpastian ekonomi serta gejolak geopolitik dunia.
"Indonesia akan mendorong penguatan kerja sama dengan Rusia, khususnya di bidang ketahanan pangan dan energi, serta peningkatan integrasi ekonomi antarkawasan," jelasnya.
Selain itu, Indonesia juga mendorong peningkatan integrasi ekonomi antarkawasan guna memperluas peluang perdagangan dan investasi.
Menurut Nabyl, kehadiran Menlu Sugiono mewakili Presiden Prabowo mencerminkan keseriusan Indonesia dalam memperkuat kemitraan yang konkret, saling menguntungkan, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai tantangan bersama.
“Kehadiran Menlu RI mewakili Bapak Presiden merupakan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kemitraan yang konkret dan saling menguntungkan dengan Rusia, baik dalam kerangka bilateral maupun ASEAN,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: