Penandatanganan berlangsung di Istana Versailles, Prancis, saat Trump menghadiri jamuan makan malam bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron, Rabu waktu setempat, 17 Juni 2026.
Dalam unggahan video yang dirilis di akun YouTube Gedung Putih, tampak Trump yang duduk di samping Macron menandatangani MoU kemudian disambut tepuk tangan oleh pejabat yang hadir.
Di hadapan Macron, Trump mengaku tidak mudah menandatangani dokumen tersebut.
"Ini tidak mudah," ucap Trump.
Macron juga mengunggah momen penandatanganan MoU tersebut dalam akun X resminya.
Dia menilai perdamaian AS dengan Iran merupakan langkah penting menuju stabilitas kawasan yang berkelanjutan, termasuk pemulihan akses pelayaran di Selat Ormuz
"Ini adalah langkah penting ke arah yang benar bagi rekan-rekan sesama warga kita yang akan memungkinkan penurunan harga energi dalam waktu dekat," tulis Macron.
Sementara itu, menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, MoU ditandatangani dalam bahasa Inggris dan Farsi.
"Ini mewakili tingkat transparansi tertinggi dalam komunikasi publik kami," kata Esmail.
Berdasarkan dokumen MoU yang terdiri dari 14 poin, kedua pihak sepakat mendorong penghentian segera dan permanen seluruh operasi militer dalam perang yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.
Selain itu, Washington dan Teheran juga berkomitmen melanjutkan perundingan menuju perjanjian final dalam waktu 60 hari ke depan.
BERITA TERKAIT: