Setelah menggelar rangkaian pertemuan bilateral di Istana Basman, Presiden RI langsung bertolak menuju bandara.
Dalam suasana yang hangat dan penuh penghormataan, Raja Abdullah II terlihat menyupiri langsung kendaraan yang membawa dirinya bersama Prabowo menuju bandara.
Setibanya di Bandara, Raja Yordania kembali menunjukkan penghormatan tinggi dengan melepas secara langsung keberangkatan Presiden Prabowo.
Di bawah tangga pesawat, kedua pemimpin negara tampak saling berpelukan hangat sebelum berpisah, menunjukkan kedekatan personal yang melampaui formalitas kenegaraan.
Turut melepas keberangkatan Presiden RI di antaranya Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah Al Hussein bin Abdullah II beserta sejumlah pejabat Kerajaan Yordania.
Hadir pula Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.
Tidak berhenti di situ, penghormatan tinggi juga terlihat saat pesawat yang membawa Presiden Prabowo lepas landas.
Empat pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Yordania mengawal pesawat kepresidenan hingga keluar wilayah udara Yordania, menandai eratnya hubungan kedua negara dan tingginya respek Kerajaan Yordania terhadap Kepala Negara Republik Indonesia.
Rangkaian momen tersebut bukan sekadar prosesi perpisahan, melainkan simbol kuat persahabatan dua bangsa yang dibangun di atas rasa saling percaya dan kedekatan antarpemimpin.
Dari Amman, Presiden Prabowo melanjutkan agenda kunjungannya ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
BERITA TERKAIT: