Pujian itu disampaikan saat Trump memperkenalkan satu per satu pemimpin yang hadir dan tergabung dalam BoP.
Di hadapan para kepala negara anggota, Trump bahkan mengaku tak ingin berhadapan dengan Prabowo karena menilai sosoknya gigih dan berwibawa.
“Pria yang saya sangat sukai sekali. Dia sangat gigih. Saya tak ingin melawannya, Presiden Prabowo dari Indonesia. Dia adalah sosok yang berwibawa," ujarnya.
Trump mengenang diskusinya dengan Prabowo tentang populasi Indonesia. Ia menilai kepemimpinan di negara dengan ratusan juta jiwa merupakan tanggung jawab besar yang berhasil diemban Prabowo.
"Berapa jumlah penduduk Indonesia. Dia bilang 240 juta jiwa. Tidak-tidak berapa? itu negara yang besar. Anda melakukan pekerjaan yang hebat dan dihormati. Terima kasih banyak sudah hadir. Terimakasih Presiden,” kata Trump.
Dalam pidato pembukanya, Trump juga membeberkan komitmen pendanaan para anggota BoP.
Ia mengungkapkan bahwa Kazakhstan, Azerbaijan, Maroko, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA) telah menyumbang lebih dari 7 miliar dolar AS untuk paket bantuan Gaza.
Trump memastikan AS akan menggelontorkan 10 miliar dolar AS untuk mendukung program BoP.
BERITA TERKAIT: