Perbedaan ini muncul karena komunitas Muslim di Inggris umumnya menunggu hasil rukyatul hilal lokal, bukan hanya mengikuti pengumuman dari luar negeri.
Arab Saudi sebelumnya menyatakan Ramadan dimulai Rabu setelah menerima laporan terlihatnya bulan sabit. Namun, para astronom di Inggris menyampaikan bahwa secara ilmiah hilal hampir mustahil terlihat pada Selasa, 17 Februari, termasuk di kawasan Timur Tengah maupun Eropa.
Di Inggris sendiri, lembaga seperti Royal Observatory dan New Crescent Society menggelar pengamatan resmi bulan sabit pada Rabu sore untuk memastikan awal Ramadan berdasarkan kondisi langit setempat.
Dikutip dari
Manchester Evening News, warga Manchester diundang mengikuti acara pengamatan bulan bersama yang akan digelar di Hough End Playing Fields, kawasan Withington, yang dimulai sekitar pukul 17.00 waktu setempat.
Berdasarkan perhitungan astronomi dan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak pihak memperkirakan hilal baru akan bisa terlihat pada Rabu malam. Jika benar demikian, maka hari pertama puasa di Manchester jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Sementara itu di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar usai memimpin Sidang Isbat yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta pada Selasa malam.
BERITA TERKAIT: