Berdasarkan pantauan di lokasi, iring-iringan kendaraan yang membawa Albanese bergerak menuju Istana Merdeka dengan pengawalan kenegaraan yang berlangsung meriah.
Rombongan tersebut dikawal 17 pasukan motoris, diikuti 80 pasukan berkuda di barisan depan kendaraan tamu negara, serta 80 pasukan berkuda lainnya di barisan belakang.
Setibanya di halaman Istana Merdeka, mobil limosin hitam yang ditumpangi Albanese langsung bergerak menuju area utama istana.
Penyambutan kali ini tampak berbeda dibandingkan rangkaian kunjungan kepala negara sepanjang 2025 yang melibatkan partisipasi anak-anak sekolah.
Dalam kunjungan ini, penyambutan difokuskan pada prosesi kenegaraan di lingkungan istana, tanpa penyambutan pasukan anak-anak sekolah.
Albanese yang mengenakan setelan jas biru tua terlihat turun dari kendaraan dan langsung disambut Presiden RI Prabowo Subianto yang mengenakan setelan jas abu-abu muda dipadukan dengan peci hitam.
Kedua pemimpin negara kemudian sejenak menyaksikan pertunjukan Tari Nai Konos Larik yang berasal dari Nusa Tenggara Timur sebagai bagian dari prosesi penyambutan budaya.
Usai menyaksikan pertunjukan tari tradisional tersebut, Prabowo dan Albanese bersama-sama menaiki tangga utama Istana Merdeka menuju lokasi pelaksanaan upacara kenegaraan.
Sesampainya di mimbar upacara, lagu kebangsaan Indonesia dan Australia dikumandangkan.
Berbeda dari agenda penyambutan kenegaraan pada umumnya yang dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan, kali ini rangkaian acara langsung dilanjutkan dengan perkenalan para pejabat yang turut hadir dalam penyambutan.
Para pejabat tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
BERITA TERKAIT: