Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Gara-gara Iklan Antihijab, Menlu Iran Batal Kunjungi India

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 21 Februari 2023, 07:12 WIB
Gara-gara Iklan Antihijab, Menlu Iran Batal Kunjungi India
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian/Net
rmol news logo Rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian ke India dipastikan batal setelah dirinya mengkritik video promosi untuk acara tersebut yang menunjukkan cuplikan wanita Iran memotong rambut mereka.

Sebelumnya, Amir Abdollahian dijadwalkan untuk menghadiri Dialog Raisina di India yang akan digelar pada 3 dan 4 Maret mendatang.

Pembatalan kunjungan itu disampaikan Juru Bicara bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanani dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, Senin (20/2).

"Kehadiran Menteri Luar Negeri ada dalam agenda, tetapi kami menyaksikan tindakan tidak profesional oleh penyelenggara dalam bentuk klip," katanya, seperti dikutip dari Outlook India.

Dikatakan juga bahwa Hossein Amir-Abdollahian menolak untuk menghadiri pertemuan tersebut setelah India mengabaikan permintaan Teheran untuk menghapus dua detik dari video tersebut.

Video promosi acara Dialog Raisina menampilkan sejumlah peristiwa yang dianggap menarik sepanjang 2022. Dalam hal ini, penyelenggara memasukkan peristiwa aksi protes besar di Iran terkait aturan jilbab yang ketat.

Pada bulan-bulan pertama protes "Perempuan, Kehidupan, Kebebasan", banyak perempuan dan anak perempuan di Iran memotong rambut mereka di jalanan, ruang kelas, dan di pemakaman orang yang mereka cintai yang telah meninggal sebagai upaya untuk menunjukkan kemarahan atas kebrutalan penguasa ulama. Wanita di negara lain juga memotong rambut mereka di depan umum sebagai tanda solidaritas dengan pengunjuk rasa Iran.

Pertemuan geopolitik tahunan diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri India dan Observer Research Foundation (ORF).  

Pertemuan tersebut akan dihadiri pembuat kebijakan global terkemuka termasuk menteri, serta perwakilan dari sektor swasta, akademisi dan media. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA