Komando Pusat AS dalam keterangannya mengatakan, tidak ada warga Amerika yang terluka dalam serangan itu, tetapi dua anggota Tentara Pembebasan Suriah harus mendapat perawatan.
Militer AS mengatakan dua drone lainnya ditembak jatuh oleh Pasukan Koalisi.
"Serangan semacam ini tidak dapat diterima - mereka menempatkan pasukan kami dan mitra kami dalam risiko dan membahayakan perjuangan melawan ISIS," kata juru bicara CENTCOM Joe Buccino dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari
AFP.Tidak jelas berapa banyak tentara yang berada di pos terdepan pada saat serangan itu, meskipun sekitar 900 pasukan AS ditempatkan di Suriah untuk membantu Pasukan Demokratik Suriah (SDF).
Pihak berwenang tidak mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab atas serangan Jumat, meskipun pasukan yang didukung Iran di wilayah tersebut dan ISIS diketahui melakukan serangan serupa di masa lalu.
Serangan itu terjadi dua hari setelah AS dan pasukan koalisi melakukan serangan helikopter ke kubu ISIS di Suriah dan menangkap seorang ekstremis yang terlibat dalam perekrutan untuk organisasi teroris tersebut.
BERITA TERKAIT: