Berbicara dalam sebuah konferensi di Spanyol pada Senin (22/8), Borrell menilai larangan tersebut adalah ide yang buruk.
"Melarang semua orang Rusia memasuki Uni Eropa dengan alasan apa pun bukanlah ide yang bagus. Lebih dari 300 ribu orang Rusia telah (meninggalkan) negara mereka. Apakah kita akan menutup pintu bagi orang-orang Rusia ini?" ujar Borrel, seperti dikutip dari
EU Observer.
Sejauh ini, Komisi Eropa belum memberikan panduan resmi tentang masalah ini.
Kendati begitu beberapa negara anggota Uni Eropa, termasuk Republik Ceko, Finlandia, Estonia, telah menyerukan larangan visa untuk turis Rusia sejak pekan lalu.
Senada dengan Borrell, pemerintah Amerika Serikat (AS) juga menolak larangan tersebut.
"Penting untuk menarik garis antara tindakan pemerintah Rusia dan kebijakannya di Ukraina dengan rakyat Rusia yang tidak bersalah,†tulis Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.
Larangan masuk turis Rusia digemakan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Ia mengatakan Barat harus menutup perbatasannya dengan Rusia.
Bersamaan dengan pro kontra yang terjadi antara negara Uni Eropa, para menteri luar negeri blok itu diperkirakan akan membahas larangan visa turis Rusia dalam pertemuan di Praha pada akhir Agustus mendatang.
BERITA TERKAIT: