Kolombia Akan Diperintah Sayap Kiri untuk Pertama Kalinya, Gustavo Petro Dilantik Hari Ini

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Minggu, 07 Agustus 2022, 11:30 WIB
Kolombia Akan Diperintah Sayap Kiri untuk Pertama Kalinya, Gustavo Petro Dilantik Hari Ini
Gustavo Petro saat memberikan suaranya dalam pemilihan presiden di Bogota, Kolombia pada Minggu (19/6)/AP Photo
rmol news logo Kolombia akan memiliki presiden sayap kiri pertama, juga wakil presiden perempuan dari Afro-Kolombia pertama. Pasangan Gustavo Petro dan Francia Marquez akan dilantik sebagai presiden dan wapres pada Minggu (7/8).

Mengambil kampanye reformasi ekonomi besar-besaran, Petro berhasil memenangkan pemilihan putaran kedua pada Juni lalu, dengan perolehan suara sebesar 50,4 persen.

Dalam upacara malam sebelum pelantikannya di Bogota, Petro mengatakan pemerintahnya bertujuan untuk membawa Kolombia ke dalam ketenangan dan kedamaian, di mana hal tersebut dianggap tidak dimiliki negara ini selama berabad-abad.

“Di sini dimulai pemerintahan yang akan memperjuangkan keadilan lingkungan,” ujarnya, seperti dimuat Digital Journal.

Dengan janjinya, Petro menggandeng Marquez, wanita berusia 40 tahun yang merupakan aktivis lingkungan dan hak-hak perempuan.

Pasangan ini juga diketahui akan bergulat dengan ekonomi yang terhuyung-huyung dari pandemi virus Covid-19. Sebanyak 40 persen dari 50 juta penduduk Kolombia hidup dalam kemiskinan, sementara 11,7 persen menganggur. Inflasi di negara ini dilaporkan mencapai 10,2 persen dari tahun ke tahun di bulan Juli.

Selama kampanye, Petro menyoroti ketidaksetaraan ekonomi dan maraknya kekerasan akibat narkoba di Kolombia.

Ia telah berjanji untuk menaikkan pajak pada orang kaya, berinvestasi dalam perawatan kesehatan dan pendidikan, dan mereformasi polisi setelah tindakan kekerasan yang brutal terhadap protes anti-ketidaksetaraan terjadi tahun lalu, yang kemudian mendapat kecaman dari internasional.

Petro juga berjanji untuk menangguhkan eksplorasi minyak, untuk mempromosikan energi bersih dan untuk mengaktifkan kembali hubungan diplomatik dan komersial dengan pemerintah Nicolas Maduro di Venezuela, yang ditangguhkan sejak 2019.

Kemenangan Petro merupakan yang pertama kalinya bagi Kolombia untuk diperintah oleh sayap kiri, yang sebelumnya telah lama diperintah oleh elit konservatif. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA