
Kesepakatan koridor pengiriman biji-bijian meleganya banyak pihak. Namun begitu, bagi Inggris, PBB serta para pihak terkait harus saling mengontrol jalannya perjanjian tersebut agar tetap pada jalurnya.
Inggris memberikan selamat kepada Turki dan PBB karena menengahi kesepakatan untuk melanjutkan ekspor biji-bijian dari Ukraina, tetapi mengatakan tanggung jawab terletak pada Rusia untuk menghormati janjinya agar tidak hanya di atas kertas.
Menteri Luar Negeri Liz Truss dalam sebuah pernyataan mengatakan, langkah Rusia menginvasi Ukraina adalah tindakan keji. Itu menjadi pengingat agar perlu perhati-hati untuk tidak langsung mempercayai apa yang dikatakan Rusia.
"Invasi (Presiden Rusia Vladimir) Putin ke Ukraina telah menciptakan banyak kemiskinan. Beberapa orang hidup dalam kerentanan yang berisiko tidak memiliki apa-apa untuk dimakan," katanya, seperti dikutip dari AFP.
"Sekarang perjanjian ini harus dilaksanakan, dan kami akan mengawasi untuk memastikan tindakan Rusia sesuai dengan kata-katanya," kata Truss.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: