MI6: Mulai Kehabisan Tenaga, Rusia Kemungkinan Berhenti Sementara Menyerang Ukraina

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Jumat, 22 Juli 2022, 08:55 WIB
MI6: Mulai Kehabisan Tenaga, Rusia Kemungkinan Berhenti Sementara Menyerang Ukraina
Kepala MI6, Richard Moore/Net
rmol news logo Pasukan Rusia tampaknya mulai kehabisan tenaga setelah membuat beberapa kemajuan tambahan di Ukraina. Meski begitu, perang belum berakhir.

Kepala Dinas Intelijen Rahasia Inggris (MI6), Richard Moore menilai pasukan Rusia kemungkinan akan berhenti selama beberapa minggu untuk menyerang Ukraina.

“Saya pikir dia (Rusia) telah mengalami kegagalan strategis di Ukraina. Ini jelas belum berakhir," kata Moore kepada Aspen Security Forum di AS, seperti dimuat The National, Kamis (21/7).

“Saya pikir mereka akan kehabisan tenaga. Penilaian kami Rusia akan semakin sulit untuk memasok tenaga kerja selama beberapa minggu ke depan. Mereka harus berhenti," jelasnya.

Situasi ini, lanjutnya, merupakan peluang Ukraina untuk melakukan serangan balik karena semangat para pejuang yang masih tinggi. Terlebih Ukraina mendapat bantuan jumlah persenjataan yang baik.

Moore menilai penting bagi Ukraina melakukan serangan balasan menjelang musim dingin di tengah pasokan gas yang menipis.

"Saya pikir penting bagi Ukraina sendiri bahwa mereka menunjukkan kemampuan mereka untuk menyerang balik. Ini akan menjadi pengingat penting bagi seluruh Eropa bahwa ini adalah kampanye yang dapat dimenangkan oleh Ukraina," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA