Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan, apa yang dilakukan Rusia di Ukraina telah membuat Uni Eropa bangkit untuk saling memberi kekuatan di Eropa dan menghadapi siapa pun yang berani mengoyak benteng perdamaian di Eropa.
“(Perang) di Ukraina secara fundamental menantang arsitektur perdamaian Eropa kami,†katanya, seperti dikutip dari
Euratic, Senin.
Ia mengakui, ketika Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, “semua di Uni Eropa, berubah.â€
Tidak hanya kebijakan luar negeri dan keamanan UE yang terpengaruh, sektor lainnya seperti pertanian kebijakan industri, dan bidang lainnya, katanya, merujuk pada sanksi-sanksi yang diluncurkan untuk Rusia.
Uni Eropa akan menampilkan sosoknya yang lebih kuat lagi. Untuk memulai itu, dan bertepatan dengan Hari Kemenangan 9 Mei yang juga dirayakan di banyak negara di Eropa, Von der Leyen mengatakan bahwa gedung kantor Komisi Eropa pada Minggu malam (8/5) nampak terlihat semarak dengan sorot nyala lampu yang menggambarkan warna bendera Ukraina.
Itu adalah dukungan untuk Ukraina yang saat ini menderita karena tindakan Rusia.
"Malam ini, menjelang Hari Eropa, gedung kami bersinar terang dengan warna bendera Ukraina," katanya dalam cuitannya di Twitter pada Minggu malam.
"Bersinar seterang harapan kami untuk melihat perdamaian kembali ke Eropa. Dan untuk mulai menjalin masa depan kita bersama dengan teman-teman Ukraina kita," lanjutnya.
BERITA TERKAIT: