Putin Izinkan PBB Bantu Evakuasi Warga Sipil dari Pabrik Baja Azovstal di Mariupol

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Kamis, 28 April 2022, 06:30 WIB
Putin Izinkan PBB Bantu Evakuasi Warga Sipil dari Pabrik Baja Azovstal di Mariupol
Pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina/Net
rmol news logo Pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres membuahkan hasil. Putin disebut telah menyetujui keterlibatan PBB dan Palang Merah Internasional (ICRC) untuk mengevakuasi warga sipil yang terjebak di pabrik baja Azovstal, Mariupol.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters pada Rabu (27/4), jurubicara PBB, Stephane Dujarric mengatakan pertemuan keduanya di Moskow membahas situasi di Azovstal, di mana para pejuang Ukraina bersembunyi setelah Rusia mengaku telah merebut Mariupol.

"Diskusi lanjutan akan dilakukan dengan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan dan Kementerian Pertahanan Rusia," kata Dujarric.

Setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Guterres mengatakan telah mengusulkan pembentukan "Kelompok Kemanusiaan" dari pejabat Rusia, Ukraina, dan PBB untuk membuka koridor kemanusiaan yang aman.

Pada Selasa (25/4), Putin juga membahas situasi di Mariupol dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Ia mengatakan tidak ada operasi militer yang berlangsung di Mariupol, dan menyebut Ukraina harus bertanggung jawab atas mereka yang masih bersembunyi di pabrik Azovstal.

Rusia memulai apa yang mereka sebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina pada 24 Februari. Moskow membantah telah menargetkan warga sipil, dan menyalahkan Kyiv atas koridor kemanusiaan yang terus gagal.

Pada 21 April, Rusia menyatakan kemenangan di Mariupol meskipun pasukan Ukraina yang tersisa bertahan di kompleks bawah tanah yang luas di bawah Azovstal. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA