Simbol "Z" Pro-Rusia Dilarang, Moskow: Moldova Harus Berhati-hati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 20 April 2022, 19:10 WIB
Simbol "Z" Pro-Rusia Dilarang, Moskow: Moldova Harus Berhati-hati
Simbol "Z" pro-Rusia/Net
rmol news logo Meski sudah menyatakan diri sebagai negara netral terkait perang di Ukraina, Moldova tampaknya tidak lepas dari kritikan Rusia.

Baru-baru ini, Rusia menyoroti keputusan Moldova yang melarang simbol "V" dan "Z" yang dikenal sebagai simbol dukungan untuk invasi Moskow ke Ukraina.

Pemerintah Moldova juga melarang penggunaan pita Saint George, yang dianggap sebagai simbol dukungan untuk Presiden Vladimir Putin dan separatis Rusia di Ukraina.

Dimuat DPA, larangan tersebut mendapatkan kritik dari para pemimpin Rusia. Senator Rusia, Alexei Pushkov bahkan memberikan ancaman kepada Presiden Moldova, Maia Sando dengan menyebut negaranya bisa berakhir di "tong sampah sejarah".

"Dia harus lebih berhati-hati tentang Rusia dan simbolnya, terlebih lagi karena Chisinau (ibukota Moldova) tidak dapat membayar untuk gas Rusia," tulis Pushkov di Telegram.

Sando sendiri menganggap simbol-simbol tersebut dapat memecah belah masyarakat.

Moldova, yang terletak di antara Ukraina dan Rumania, merupakan bekas Uni Soviet dan sangat bergantung pada pasokan gas Rusia.

Setelah Rusia menginvasi Ukraina, Moldova berusaha mendapatkan keanggotaan dari Uni Eropa. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA