Menteri Infrastruktur Oleksander Kubrakov mengatakan, 20 persen hingga 30 persen dari semua infrastruktur di Ukraina mengalami kerusakan dan kehancuran dalam berbagai tingkat.
Ia menyebut ada lebih dari 300 jembatan di jalan nasional sudah hancur atau rusak, lebih dari 8.000 km jalan harus diperbaiki atau dibangun kembali, dan puluhan jembatan kereta api sudah diledakkan.
Sejauh ini ia memperkirakan kerusakan menelan biaya hingga 100 miliar dolar AS. Mereka para pejabat juga menilai kerusakan transportasi, rumah, dan lainnya sejauh ini sudah mencapai 500 miliar dolar AS.
"Hampir semua komponen infrastruktur transportasi kami rusak atau hancur," ujarnya, seperti dikutip
Reuters.
Kubrakov menutuskan pihaknya telah memulai beberapa rekonstruksi di daerah-daerah yang sudah diambil alih pasukan Ukraina.
"Jika kita berbicara tentang jalan, jembatan, dan bangunan tempat tinggal, saya percaya bahwa hampir semuanya dapat dibangun kembali dalam dua tahun, jika semua orang bekerja dengan cepat," jelasnya.
Kubrakov mengharapkan negara-negara Barat dapat mendukung rekonstruksi Ukraina. Ia juga menambahkan bahwa dana dapat ditemukan dari berbagai sumber untuk mendukung upaya rekonstruksi, termasuk aset Rusia yang dibekukan.
"Ada beberapa sumber yang sedang dipertimbangkan. Yang pertama adalah aset Federasi Rusia yang sekarang dibekukan di hampir semua negara besar," ucapnya.
Uni Eropa telah berusaha untuk mengumpulkan dana internasional untuk rekonstruksi, sementara beberapa politisi Uni Eropa telah menyerukan untuk menggunakan aset Rusia yang dibekukan oleh Barat, termasuk 300 miliar dolar AS cadangan bank sentral Rusia.
BERITA TERKAIT: