Menteri Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh mengaku, saat ini pihak-pihak terkait tengah vakum untuk membahas kesepakatan nuklir. Itu dilakukan setelah Rusia mengeluarkan tuntutannya.
"Kami saat ini sedang beristirahat dari pembicaraan nuklir. Kami tidak pada titik mengumumkan kesepakatan sekarang karena ada beberapa masalah terbuka penting yang perlu diputuskan oleh Washington," ujarnya pada Senin (14/3), seperti dikutip
Reuters.
"Segera setelah kami menerima keputusan mereka, kami akan dapat kembali ke Wina dan mencapai kesepakatan akhir," tambah dia.
Di tengah upaya tersebut, ketegangan meningkat sejak Iran menyerang kota Erbil di Irak utara pada Minggu (13/3), dengan selusin rudal balistik dalam serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di ibukota wilayah otonomi Kurdi, Irak yang tampaknya menargetkan AS dan sekutunya.
Media pemerintah Iran mengatakan Korps Pengawal Revolusi Iran(IRGC) melakukan serangan terhadap "pusat strategis" Israel di Erbil.
Disebutkan, itu adalah balas dendam atas serangan udara Israel baru-baru ini yang menewaskan personel militer Iran di Suriah.
BERITA TERKAIT: