Selama kunjungan ke Moldova pada Minggu (6/3), Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan koordinasi masih berlangsung, namun belum ada waktu pasti kapan pengerahan jet ke Ukraina dapat dilakukan.
"Kami sekarang secara aktif membahas tentang pesawat yang mungkin disediakan Polandia ke Ukraina dan melihat bagaimana kami dapat mengisi ulang jika Polandia memutuskan untuk memasok pesawat-pesawat itu," kata Blinken, seperti dikutip
Al Jazeera.
Sehari sebelumnya, Sabtu (5/3), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melakukan panggilan dengan anggota Kongres AS dan meminta Washington untuk memfasilitasi transfer pesawat bekas Rusia dari sekutu di Eropa Timur. Itu lantaran pilot militer Ukraina dilatih menggunakan pesawat tempur buatan Rusia.
Sejumlah media melaporkan bahwa AS dan Polandia bekerja sama untuk menyediakan pesawat tempur era Soviet milik Polandia ke Ukraina.
“Kami bekerja dengan Polandia dalam masalah ini dan berkonsultasi dengan sekutu NATO kami lainnya,†kata jurubicara Gedung Putih.
“Kami juga sedang mengerjakan kemampuan yang dapat kami berikan untuk mengisi kembali Polandia jika memutuskan untuk mentransfer pesawat ke Ukraina," tambahnya.
Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan Washington kemungkinan akan mengganti pasokan yang dikirim Polandia dengan jet tempur Amerika.
Tetapi
Associated Press melaporkan, tampaknya ada masalah logistik dalam pengiriman F-16 ke Polandia atau sekutu Eropa Timur lainnya karena tunggakan produksi.
BERITA TERKAIT: