Pada Minggu (27/2), jurubicara Presiden Rodrigo Duterte, Karlo Nograles mengatakan Filipina akan menghadapi "normal baru". Bisnis, lembaga pemerintah, dan transportasi umum akan diizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh mulai 1 Maret.
Meski begitu,
Channel News Asia melaporkan, masker masih harus dipakai di depan umum, tetapi tidak lagi diperlukan selama olahraga atau berolahraga. Itu berlaku di bawah aturan baru, termasuk di 38 wilayah lain di negara itu.
Pemeriksaan suhu untuk memasuki perusahaan tidak akan diperlukan dan upaya pelacakan kontak semuanya dicabut.
Itu terjadi beberapa minggu setelah Filipina membuka kembali perbatasannya untuk turis asing untuk pertama kalinya dalam dua tahun, serta menjelang pemilihan nasional 9 Mei.
Dalam sepekan terakhir, infeksi rata-rata 1.421 kasus. Itu jauh lebih sedikit dibandingkan puncak infeksi mencapai 39.004 kasus pada 15 Januari lalu.
Sementara itu, seorang pejabat pemerintah mengatakan, tingkat vaksinasi di Manila sudah mencapai 100 persen, meski publik meyakini angka tersebut jauh lebih rendah di wilayah lain di Filipina.
Totalnya, Filipina sudah mencatat lebih dari 3,6 juta kasus Covid-19, dan 56 ribu kematian.
BERITA TERKAIT: