Krisis Ukraina hanya ciptaan Barat untuk kepentingan politik. Menyebarkan kabar soal invasi hanya menimbulkan kepanikan yang akan berimbas pada keamanan Eropa.
"Ujung-ujungnya, penyelesaian damai di Donbass pun ikut terganggu," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova pada konferensi Rabu (16/2).
“Kami juga mendesak mereka untuk berhenti memompa Kiev dengan senjata. Tindakan ini berdampak negatifterhadap situasi di jalur keamanan dan stabilitas di Eropa," katanya.
Histeria yang dipicu oleh Barat memberikan tekanan psikologis dan moral yang serius pada penduduk Ukraina.
Zakharova pun mencatat pernyataan Presiden Volodymyr Zelensky yang mengatakan kepada warganya bahwa Ukraina sedang diintimidasi oleh perang besar.
"Ini bukan kami yang melakukan (intimidasi tersebut). Dengan mengatakan bahwa akan ada invasi pada tanggal yang ia sebutkan, itu saja sudah merupakan intimidasi kepada rakyatnya sendiri. Jadi bukan kami. Justru kami mengatakan sebaliknya, kami tidak melakukan invasi dan kami tidak memiliki rencana seperti itu," jelasnya. Menambahkan bahwa pengerahan pasukan di perbatasan adalah dalam rangka lahitan militer bersama Belarusia.
Negara-negara Barat berulangkali menggaungkan dugaan bahwa Rusia melakukan invasi ke Ukraina. Tuduhan itu sekaligus lengkap dengan mencantumkan tanggal.
BERITA TERKAIT: