Menghindari orang-orang terutamma anak-anak terjebak angin kencang, pemerintah mengeluarkan imbauan darurat untuk menutup sekolah dan memerintahkan orangtua untuk menjaga anak-anaknya agar tetap berada di rumah.
Menteri Pendidikan negara bagian North Rhine-Westphalia, Yvonne Gebauer, mengungkapkan kekhawatirannya akan resiko yang dialami masyarakat bila tetap melakukan aktifitas di luar rumah sementara badai memporakorandakan benda-benda yang berada di jalanan.
Badai kencang yang menyapu dari barat laut dapat menerbangkan semua benda hingga 120 kilometer per jam, menurut layanan cuaca nasional Jerman DWD, dalam peringatan kerasnya pada Kamis, seperti dikutip
AP.
Semua masyarakat harus tetap waspada seandainya pun badai mulai menunjukkan kelemahannya, sebab bukan tidak mungkin badai kedua akan muncul beberapa jam kemudian yang diperkirakan melanda Jerman utara pada keesokan harinya.
Selain sekolah, layanan publik juga akan tutup. Begitu juga dengan dua kebun binatang yang berada di Berlin, untuk mencegah terjadinya resiko pepohonan tumbang dan menimpa pengunjung.
Meskipun cuaca sangat mengkhawatirkan, pertandingan Liga Europa UEFA antara Borussia Dortmund melawan Rangers diperkirakan masih akan berlangsung pada Kamis malam, waktu setempat, dengan pengawasan yang lebih ketat.
BERITA TERKAIT: