Insiden tersebut terjadi di Desa Silat Al Harithiya pada Minggu malam (13/2) waktu setempat. Peristiwa diawali ketika pasukan Israel berusaha menghancurkan rumah seorang pria Palestina yang telah ditahan dan didakwa melakukan pembunuhan terhadap warga Israel di pos Homesh pada 16 Desember lalu.
Saksi mata mengatakan tentara Israel dan warga Palestina baku tembak setelah pasukan tiba untuk melakukan pembongkaran, seperti dikutip
Reuters.
Ratusan warga Palestina kemudian melemparkan batu dan bom molotov ke arah tentara. Militer Israel menyebut pihaknya menanggapi dengan dengan menembaki orang-orang bersenjata yang mereka lihat.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, satu warga Palestina tewas dan 10 lainnya terluka.
Israel mengatakan pembongkaran yang dilakukan di rumah penyerang dapat membantu mencegah serangan di masa depan.
Kelompok hak asasi manusia mengecam tindakan tersebut, yang sering menargetkan rumah di mana anggota keluarga lainnya juga tinggal, sebagai hukuman kolektif.
BERITA TERKAIT: