Hal itu disampaikan oleh Guterres dalam pertemuan Komite PBB untuk Palestina, seperti dikutip
ANI News pada Selasa (8/2).
Guterres mengatakan situasi di wilayah Palestina yang diduduki terus menimbulkan tantangan signifikan bagi perdamaian dan keamanan internasional.
"Kami sangat perlu mengintensifkan upaya kolektif untuk menyelesaikan konflik dan mengakhiri pendudukan sejalan dengan resolusi PBB, hukum internasional dan perjanjian bilateral," kata Guterres.
Ia juga menegaskan, solusi harus berlandaskan dua negara, yaitu Negara Palestina dan Negara Israel yang merdeka, demokratis, berdaulat, dan hidup berdampingan dengan damai.
Sementara perbatasan yang diakui berdasarkan garis sebelum 1967, dengan Yerusalem sebagai ibu kota bersama dari kedua negara.
BERITA TERKAIT: