Bank Sentral Filipina Lawan Lonjakan Peretasan Akun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 12 Desember 2021, 11:49 WIB
Bank Sentral Filipina Lawan Lonjakan Peretasan Akun
Bank sentral Filipina sedang memantau lonjakan keluhan rekening bank yang diretas dari beberapa pengguna yang mengeluhkan hal tesebut di media sosial/Net
rmol news logo Bank sentral Filipina sedang memantau lonjakan keluhan rekening bank yang diretas dari beberapa pengguna yang mengeluhkan hal tesebut di media sosial.

Begitu diutarakan oleh Gubernur Bank Sentral Filipina Benjamin Diokno. Ia mengatakan bahwa pihak bank sentral bekerja sama dengan pemberi pinjaman terbesar di negara Asia Tenggara, BDO Unibank, dan Unionbank dari Filipina untuk mengambil langkah-langkah perbaikan, termasuk penggantian.

"Bangko Sentral ng Pilipinas akan melakukan segalanya untuk memastikan keamanan dan integritas sistem keuangan, serta perlindungan konsumen keuangan," tambah Diokno dalam sebuah pernyataan.

Ia menjelaskan bahwa BDO sedang menyelidiki setiap kasus dan akan menanggapi mereka yang terkena dampak.

Sementara itu, Presiden Unionbank Edwin Bautista, presiden Unionbank, mengatakan kepada Reuters bahwa kliennya termasuk di antara bank yang menerima dana dari rekening BDO.

Ia mengatakan bahwa kurang dari 10 rekening Unionbank yang menerima dana dari rekening BDO telah dibekukan. Bautista menambahkan bahwa bank mengambil langkah hukum terhadap pengguna yang mengizinkan penggunaan rekening mereka untuk kegiatan kriminal.

Pihak bank sentral sejauh ini belum bisa memperkirakan berapa banyak yang dialihkan. Selain itu belum juga diketahui siapa dalang di balik peretasan itu. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA