Dipimpin oleh Wakil Ketua BAKN DPR RI Anis Byarwati, delegasi mengatakan kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mengetahui tugas, fungsi, serta kiprah dari OAG, termasuk bagaimana pola hubungan kerja antara OAG dan parlemen Kenya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Dutabesar RI untuk Kenya Mohammad Hery Saripudin.
Dalam kesempatan tersebut, Anis menuturkan, BAKN dibentuk dalam upaya lebih mengoptimalkan pelaksanaan fungsi pengawasan DPR.
Berdasarkan UU 2/2018, tugas BAKN DPR RI adalah melakukan penelaahan terhadap hasil pemeriksaan BPK yang disampaikan kepada DPR, kemudian menyampaikan hasil penelaahan kepada komisi, dan menindaklanjuti hasil pembahasan komisi terhadap temuan hasil pemeriksaan BPK atas permintaan komisi.
Setelah itu, BAKN memberikan masukan kepada BPK dalam hal rencana kerja pemeriksaan tahunan, hambatan pemeriksaan, serta penyajian dan kualitas laporan.
Sementara itu, Kepala OAG Nancy Gathungu, menjelaskan bahwa OAG merupakan lembaga independen yang dibentuk berdasarkan Konstitusi Kenya dan diberi mandat untuk mengaudit dan menyampaikan laporan mengenai penggunaan dan pengelolaan sumber daya publik oleh lembaga publik.
OAG sendiri bertugas untuk memastikan apakah uang publik telah digunakan sesuai hukum dan peraturan serta secara efektif. Dalam pelaksanaannya, OAG melakukan beberapa jenis audit, diantaranya National Audit, Compliance Audit, Performance Audit, Specialized Audit dan Specialized Procurement Audit.
"Di Kenya, warga masyarakat dapat mengajukan petisi kepada OAG, melaporkan lembaga negara yang dianggap telah menggunakan keuangan negara secara tidak bertanggung jawab atau bahkan melanggar hukum dan OAG berkewajiban untuk menindaklanjutinya," kata auditor OAG, Nancy Gathungu.
Gathungu juga menambahkan bahwa petisi atau laporan yang diajukan, baik perorangan maupun kelompok, kemudian ditelaah oleh pihak OAG guna menentukan mana laporan yang dapat ditindaklanjuti dan mana yang tidak ditindaklanjuti, misalnya karena kurang memiliki bukti yang mendukung.
Lebih lanjut, Gathungu mengatakan, dalam melaksanakan tugas pengawasannya, OAG memiliki hubungan kerja yang erat dengan parlemen Kenya, khususnya Public Account Commiittee (PAC).
Dubes Hery dalam kesempatannya menyampaikan apresiasi dan harapannya agar Indonesia dan Kenya dapat menjalin hubungan dan kerjasama mengenai pengawasan dan akuntabilitas penggunaan keuangan negara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Auditor-General dan Kementerian Luar Negeri Kenya yang telah memfasilitasi terwujudnya pertemuan OAG dengan BAKN DPR RI,†ucap Dubes Hery, seperti dalam keterangan KBRI Nairobi yang diterima redaksi.
Adapun delegasi BAKN DPR RI yang melakukan kunjungan ke Kenya terdiri dari empat anggota DPR lintas fraksi, yakni Anis Byarwati dari PKS, Bachrudin Nasori dari PKB, Mukhamad Misbakhun dari Golkar, dan Illiza Sa’aduddin Djamal dari PPP.
BERITA TERKAIT: